Tanda-tanda penuaan genetik dan lingkungan mulai terlihat di usia 30-an.

Neha Sharma, seorang dermatologist, mengatakan bahwa perubahan yang terlihat antara lain perubahan tekstur, pembesaran pori-pori, kulit kusam, kendur, munculnya garis-garis halus, kerutan dan lingkaran hitam.

Perlu perawatan kulit yang lebih intens di usia ini.

Penuaan kulit sering terjadi ketika kulit terpapar sinar UV dan stresor lingkungan lainnya seperti polusi.

Radikal bebas yang dihasilkan oleh paparan ini dapat memecah kolagen dan menyebabkan pigmentasi.

Jadi, di siang hari perawatan kulit harus tentang perlindungan.

Serum antioksidan, pelembap dan tabir surya sangat penting.

Carilah bahan-bahan seperti Vit c, Vit E dan asam Ferulic dalam serum antioksidan.

Tetapi sekali lagi, serum antioksidan mungkin tidak berfungsi optimal untuk semua orang.

Mereka dapat menyebabkan jerawat, jadi konsultasikan dengan dokter kulit sebelum menyelesaikan rutinitas.

Seiring bertambahnya usia, kulit juga cenderung mengalami dehidrasi.

Kulit dehidrasi pasti akan menua lebih cepat.

Oleh karena itu, jaga hidrasi yang cukup.

Minum banyak air dan oleskan pelembap.

Pelembab harus kaya akan bahan-bahan seperti ceramide, asam lemak, squalene, asam hialuronat.

Jika memiliki kulit berminyak, pilihlah pelembap berbahan dasar gel.

Gunakan krim mata.

Area di sekitar mata cenderung lebih tipis dan karenanya lebih halus.

Mungkin ada pigmentasi, lingkaran hitam, garis-garis halus.

Bicaralah dengan dokter kulit dan masukkan krim atau serum yang dirancang khusus untuk area itu dan yang menargetkan masalah.

Tapi semua langkah perawatan kulit dan anti-penuaan cenderung tidak optimal jika tidak menggunakan tabir surya.

Ada banyak pilihan tabir surya, pilih yang paling sesuai menurut dokter kulit.

Gunakan kembali tabir surya setelah 3 jam baik di dalam maupun di luar ruangan.

Jika anggaran perawatan kuit rendah, tabir surya jadikan prioritas.

Pada malam hari, kulit masuk ke mode perbaikan.

Jadi rutinitas perawatan kulit malam hari harus fokus pada peremajaan.

Retinol, asam alfa atau beta hidroksi semuanya harus menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit malam hari.

Zat ini membantu mempercepat pergantian sel kulit, sebuah proses yang melambat dalam 30-an.

Retinol adalah pilihan terbaik untuk memulihkan dan meremajakan kulit.

Retinol, turunan vitamin A, mendukung produksi alami kolagen dan elastin untuk mengurangi munculnya kerutan dan juga memperbaiki tekstur kulit.

Jenis retinol dan cara meningkatkan kekuatannya secara bertahap semua tergantung pada jenis kulit.

Penggunaan agen pengelupasan seperti asam alfa hidroksi atau asam betahidroksi untuk kulit kusam atau jerawat boleh dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter kulit.

Pengelupasan kulit, jika dilakukan dengan benar, sebenarnya meningkatkan penghalang kulit, tapi jika berlebihan justru merusaknya dan membuat penuaan kulit lebih cepat.

Jadi, berhati-hatilah menggunakan produk perawatan kulit ini.

PINKVILLA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.